Skip to content

PERJANJIAN PEMBERI TUGAS DAN ARSITEK

November 27, 2011

                  PERJANJIAN PEMBERI TUGAS DAN ARSITEK                 

A.   Arsitek

Arsitek ialah perorangan atau badan yang mempergunakan keahliannya berdasarkan pemberi tugas mulai dari mengerjakan perencanaan, perancangan dan pengawasan pembangunan, memberikan nesahat atau jasa-jasa lain.B.    Pemberi Tugas

Pemberi tugas adalah perseorangan atau badan atas penugasan terhadap arsitek

Hubungan Kerja

suatu hubungan yang terjadi sejak penugasan dari pemberi tugas kepada arsitek yang dilaksanakan secara tertulis maupun tidak. Selanjutnya arsitek menegaskan penugasan tersebut secara tertulis atau disetujui oleh kedua belah pihak dimana arsitek secara resmi menerima tugas tersebut atas dasar peraturan ini.

 

Perjanjian Tertulis

Perjanjian Tertulis adalah perjanjian hubungan kerja antara Pemberi Tugas dan Arsitek yang mempunyai kekuatan hukum, dan di dalamnya dicantumkan keterangan-keterangan yang jelas dan tegas tentang macam, luas, batas-batas dan lingkup pekerjaan. Penetapan batas waktu penugasan. Besarnya imbalan jasa dan penggantian biaya serta cara-cara pembayarannya.

Tanggung Jawab Arsitek

A. Arsitek bertanggung jawab untuk kerugian yang kesalahan-kesalahannya dibuat oleh Arsitek atau oleh orang-orang yang bekerja padanya pada waktu pelaksanaan tugas jika kesalahan-kesalahan itu dibuat dalam keadaan yang seharusnya dapat dihindarkan dengan keahlian dan kewaspadaan serta cara pelaksanaan tugas yang lazim.

B. Tanggung Jawab untuk kesalahan-kesalahan dalam keadaan luar biasa.
Arsitek tidak bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh orang-orang yang bekerja padanya jika Arsitek dapat membuktikan bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak dapat dihindarkan atau tidak dapat diketahui sebelumnya meskipun ada pengawasan kewaspadaan yang lazim dari Arsitek.

C. Pembatasan Tanggung Jawab
a. Tanggung jawab Arsitek untuk kesalahan-kesalahan tidak dapat lebih besar dari jumlah Imbalan Jasa yang harus diterima oleh orang-orang yang bekerja padanya, kecuali jika terjadi hal yang disebut pada point B bagian 1.2.5. Tanggung Jawab Arsitek.
b. Bila kesalahan-kesalahan itu disengaja oleh Arsitek maka Arsitek bertanggung jawab penuh untuk semua akibat kesalahan-kesalahan itu tanpa ada pembatasan.
c. Setiap tanggung jawab dari Arsitek akan gugur dengan sendirinya tiga tahun setelah tanggal penyelesaian bagian terakhir dari penugasan.

Hak dan Wewenang Arsitek

A. Arsitek berhak menolak segala bentuk penilaian estetika atas hasil tugasnya yang dilakukan oleh pemborong ataupun oleh Pemberi Tugas.

B. Arsitek berhak untuk mengembalikan tugas yang telah diberikan kepadanya karena alasan-alasan :
a. Pertimbangan dalam dirinya.
b. Akibat hal yang diluar kekuasaan kedua belah pihak (Force Majeure).
c. Akibat dari kelalaian Pemberi Tugas.

Kewajiban Pemberi Tugas

A. Acuan Tugas
Pemberi Tugas berkewajiban memberi keterangan yang jelas tentang macam, luas dan batas-batas penugasan, program dan persyaratan bangunan yang diinginkan serta menyediakan / mengadakan data baik mengenai tanah, peta maupun hal-hal yang diperlukan Arsitek.

B. Pemberi Tugas berkewajiban menyelesaikan masalah tanah, perizinan dan lain-lain yang diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan.

C. Pemberi Tugas berkewajiban untuk membayar kepada Arsitek yang menerima tugas, Imbalan Jasa dan penggantian biaya-biaya yang tidak boleh kurang dari jumlah yang diperoleh dari perhitungan Imbalan Jasa yang ditetapkan.

D. Pemberi Tugas berkewajiban memberikan keputusan-keputusan yang diperlukan oleh Arsitek guna melanjutkan tugasnya dalam waktu yang telah disepakati atau selambat-lambatnya tujuh hari untuk tiap-tiap tahapan penugasan.

Hak Pemberi Tugas

A. Pemberi Tugas berhak mendapatkan dua print dokumen pelaksana secara cuma-cuma, selanjutnya sampai dengan lima tahun setelah selesainya penugasan Pemberi Tugas berhak mendapatkan print tambahan dengan penggantian biaya.

B. Pemberi Tugas berhak meminta agar Arsitek merubah perubahan kecil rancangan yang telah disetujuinya pada setiap tahap pekerjaan, sebanyak-banyaknya dua kali tanpa Imbalan Jasa tambahan.

C. Pemberi Tugas berhak menuntut ganti rugi kepada Arsitek bilamana terjadi kelambatan penyelesaian tugasnya yang semata-mata disebabkan oleh kelalaian / kelambatan Arsitek.

STANDAR IMBALAN JASA

 

Imbalan Jasa Adalah sejumlah uang yang diterima oleh Arsitek sebagai imbalan atas jasa keahlian yang diberikannya. Penggantian Biaya Adalah sejumlah uang yang diterima oleh Arsitek sebagai pengganti biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh Arsitek dalam melaksanakan tugasnya yang tidak termasuk dalam imbalan jasa. Biaya-biaya tersebut sebelum dikeluarkan oleh Arsitek harus mendapat persetujuan oleh Pemberi Tugas.
Komunikasi

Untuk lancarnya hubungan kerja antara Pemberi Tugas dan Arsitek diharapkan kedua belah pihak selalu berkomunikasi via telepon, email, chatting ataupun webcam.

Pembatalan Tugas

a. Pemberi Tugas dapat membatalkan suatu tugas, asal saja Imbalan Jasa yang telah dibayarkan kepada Arsitek dan telah diterima Arsitek untuk penyelesaian suatu tugas dikembalikan sesuai dengan prosentase pekerjaan yang belum dikerjakan.
b. Pemberi Tugas harus mengganti biaya-biaya yang telah dikeluarkan Arsitek selain Imbalan Jasa.
c. Semua ini bisa dilakukan jika Pemberi Tugas dapat membuktikan bahwa pembatalan tugas adalah wajar dan disebabkan oleh karena hal-hal diluar kehendak Pembari Tugas.
d. Jika Pembari Tugas dapat membuktikan bahwa pembatalan tugas adalah perlu dilakukan karena ketidak mampuan Arsitek memenuhi perjanjian tertulis yang telah dilakukannya maka Pemberi Tugas berkuasa untuk meminta kembali Imbalan Jasa yang telah dibayarkan. Apabila Arsitek tidak mengembalikan Imbalan Jasa tersebut maka Pemberi Tugas bisa menuntut Arsitek sesuai hukum yang berlaku dengan bukti perjanjian tertulis tersebut.

Sumber:

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/tata_laksana_proyek/bab4_pedoman_hubungan_kerja_antara_arsitek_dengan_pemberi_tugas.pdf

http://www.sketsarumah.com/p/aturan-main.html

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: